“Sesudah melahirkan di sebuah rumah sakit swasta, saya merasa kok tidak mendapat apa-apa. Kalau pelayanan medis sangat bagus. Tapi saya merasa ada yang kurang soal hati, bimbingan ruhani. Melahirkan itu berjuang. Setelah itu 40 hari tidak shalat, tidak membaca Al-Qur’an. Sejak itu saya membayangkan seandainya ada rumah sakit yang mengisi rasa kosong ibu-ibu seperti itu.”
Dokter Diana, Pendiri Rumah Sakit Ibu Anak Zainab, Riau.
Tarbawi Edisi 166.