Mengisi Rasa Kosong

“Sesudah melahirkan di sebuah rumah sakit swasta, saya merasa kok tidak mendapat apa-apa. Kalau pelayanan medis sangat bagus. Tapi saya merasa ada yang kurang soal hati, bimbingan ruhani. Melahirkan itu berjuang. Setelah itu 40 hari tidak shalat, tidak membaca Al-Qur’an. Sejak itu saya membayangkan seandainya ada rumah sakit yang mengisi rasa kosong ibu-ibu seperti itu.”

Dokter Diana, Pendiri Rumah Sakit Ibu Anak Zainab, Riau.
Tarbawi Edisi 166.

Merangkai Fakta atau Menggali Perspektif?

 

R apat redaksi sore itu diiringi hujan...

Seperti biasa, dalam rapat yang lama itu, kami sering diam. Lalu tiba-tiba ada yang nyletuk lucu. Dan, kami pun tertawa. Diam, biasanya karena kami semua harus mendalami seluk beluk dunia tulisan. Bukan semata pada kalimat apa yang sebaiknya di tulis di Tarbawi berikutnya. Tapi lebih jauh, apa relevansinya menulis bila di luar sana begitu banyak informasi yang melimpah, gratis, dan mudah?

Itu pertanyaan yang tidak mudah...

Telah Terbit Tarbawi Terbaru, Edisi 253

Edisi TerbaruApa kabar pembaca. Senang rasanya Majalah Tarbawi menjumpai Anda kembali. Kami berdo’a, semoga Anda semua selalu dalam lindungan Allah SWT, dimudahkan urusannya, dan diberikan apa yang menjadi harapan-harapan baiknya.

 

Tarbawi edisi ini hadir menandai 12 tahun usianya, di Juni 2011 ini.